967
(Darimi)
(Darimi)
أَخْبَرَنَا يَعْلَى عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَوْنٍ عَنْ أَبِي غَالِبٍ عَجْلَانَ قَالَ سَأَلْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ عَنْ النُّفَسَاءِ وَالْحَائِضِ هَلْ تَقْضِيَانِ الصَّلَاةَ إِذَا تَطَهَّرْنَ قَالَ هُوَ ذَا أَزْوَاجُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَوْ فَعَلْنَ ذَلِكَ أَمَرْنَا نِسَاءَنَا بِذَلِكَ
Telah mengabarkan kepada kami Ya'la dari Muhammad bin 'Aun dari Abu Ghalib 'Ajlan ia berkata, "Aku pernah bertanya kepada Ibnu Abbas radhiallahu'anhu tentang para wanita yang mengalami nifas dan haid, apakah mereka harus mengqadha` shalat mereka jika telah suci?", ia menjawab, "Lihatlah para istri Nabi ﷺ, sekiranya mereka mengerjakan, niscaya kami perintahkan istri-istri kami untuk (melakukan) hal itu".