158
(Darimi)
(Darimi)
حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ الْحَكَمِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ سَأَلْتُهُ عَنْ رَجُلٍ أَدْرَكَهُ رَمَضَانَانِ فَقَالَ أَكَانَ أَوْ لَمْ يَكُنْ قَالَ لَمْ يَكُنْ بَعْدُ فَقَالَ اتْرُكْ بَلِيَّتَهُ حَتَّى تَنْزِلَ قَالَ فَدَلَسْنَا لَهُ رَجُلًا فَقَالَ قَدْ كَانَ فَقَالَ يُطْعِمُ عَنْ الْأَوَّلِ مِنْهُمَا ثَلَاثِينَ مِسْكِينًا لِكُلِّ يَوْمٍ مِسْكِينٌ
Telah mengabarkan kepada kami Bisyr bin Al Hakam telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz bin Muhammad dari 'Amr bin Maimun dari ayahnya dari Ibnu Abbas radhiallahu'anhu, "Aku pernah bertanya kepadanya (Ibnu Abbas radhiallahu'anhu) tentang seseorang yang mendapati dua bulan Ramadan, lalu ia berkata, ' Apakah sudah terjadi atau belum? ', ia menjawab, 'belum terjadi'. Kemudian ia berkata, 'Tinggalkanlah sampai hal itu terjadi', ia berkata, 'kami menyiasati dengan pura-pura (menghadirkan) seseorang, lalu ia berkata, 'sudah pernah terjadi', maka (Ibnu Abbas) menjawab: 'Ia harus memberi makan untuk (bulan Ramadan) yang pertama sebanyak tiga puluh orang miskin, setiap harinya satu orang miskin'".